Tampilkan postingan dengan label SENI BUDAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SENI BUDAYA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2015

PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA


Ø  Kesatuan (unity)
Kesatuan merupakan salah satu prinsip komposisi yang menekankan pada
keselarasan dari unsur-unsur yang disusun, baik dalam wujudnya maupun ide yang melandasinya.
Ø  Keseimbangan (balance)
Keseimbangan merupakan prinsip dalam komposisi yang berusaha menghindari kesan berat sebelah.
adanya warna disebut balans warna. Balans didapat dari dua kesan, yakni karena adanya ukuran / bentuk
dan karena adanya warna. Karena adanya ukuran / bentuk disebut balans
ukuran / bentuk dan karena 
Bila dilihat dari bentuk susunannya, balans dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1)    Balans Simetris
Balans simetris atau balans formal adalah balans yang susunan
unsur-unsurnya pada tiap-tiap sisi dari pusatnya adalah benar-benar sama.


2)    Balans asimetris
Balans asimetris atau balans informal adalah balans yang susunan
unsur-unsurnya pada tiap-tiap sisi ditempatkan berbeda, namun susunan
tersebut bisa memberikan kesan seimbang.


3)    Balans radial
Balans radial atau memusat / melingkar adalah balans yang susunan
unsur-unsurnya melingkari satu pusat yang berbentuk roda.


Ø  Irama (rhythm)
Irama atau ritme adalah penyusunan unsur-unsur dengan mengikuti suatu pola tertentu secara teratur untuk mendapatkan kesan yang menarik. Polanya dapat dengan melakukan pengulangan maupun pergantian secara teratur.
Untuk mendapatkan gerak irama
(ritmis)dapat diperoleh dengan cara :
·        Melalui pengulangan bentuk (repetisi)
·        Melalui penyelangan dan  pergantian (variasi)
·        Melalui progresi atau gradasi,yakni suatu urutan atau tingkatanseperti dari besar makin lama makin makin mengecil atau darigelap sekali, kemudian menurun menjadi gelap dan akhirnya menjadi terang.
·        Melalui gerak garis berkesinambungan (kontinu)

Ø  Kontras
Kontras adalah kesan yang didapat karena adanya dua hal yang berlawanan, misalnya adanya bentuk, ukuran, warna, atau tekstur yang berbeda. Kontras yang
ditimbulkan karena adanya bentuk
yang berbeda disebut kontras bentuk. Jika ukurannya yang berbeda maka disebut kontras ukuran. Bila warnanya yang berbeda maka disebut kontras warna. Dan apabila tekstur yang berbeda, maka disebut Kontras tekstur.

Ø  Klimaks
Klimaks disebut juga dominan, adalah fokus dari susunan karya seni yang mendatangkan perhatian. Oleh sebab itu, istilah klimaks sering disebut dengan istilah centre of interes (pusat perhatian). Untuk menciptakan pusat perhatian pada karya desain, tempatkan salah satu unsur secara tersendiri atau berbeda dari unsur lainnya.
Istilah lain yang sering digunakan untuk kata klimaks adalah emphasize (penekanan), centre point dan fokus.

Selasa, 15 September 2015

FUNGSI MUSIK


FUNGSI MUSIK
1.   Ekspresi Emosional
Musik memiliki fungsi dalam mengekspresikan ide-ide dan emosi. Di Barat, musik digunakan untuk menstimu- lasi prilaku sehingga dalam masyarakat ada lagu yang menghadirkan ketenangan.Ekspresi musik dalam mengungkapkan ekspresi emosionalnyayang dikaitkan dalam berbagai objek terapan seperti alam, cinta, suka-duka, amarah,dan pikiran. Dengan cara mengotak atik nadasesuai dengan suasana hatinya.
2.   Penikmat Estetis
Pada dasarnya manusia diciptakan Tuhandengan berbagai kemampuan belajar (ability to learn)dan bakat (Talent). tentang apa saja. Selain belajar dari lingkungan alam dan sosialnya.dan belajar dari pengalaman sendiri. Setiap orang memiliki kemampuan dan kecepatan dalam menyerap keindahan musik. Menikmati rasa keindahan orang perlu belajar dalam membiasakan diri mendengar musik kesukaanya. Setiap jenis musik memiliki keunikan melodis, ritmis, dan harmonis, maupun terkait dengankomposisi dan instrumentasinya.
3.   Hiburan
Hiburan adalah suatu kegiatan yang menyenangkan hati bagi seseorang atau publik. Music memiliki fungsi menyenangkan hati,dan membuat rasa puas pada irama, bahasa melodi, atau keteraturan dari harmoninya. Seseorang bisa terpuaskan tidak memahami teks tetapi cukup terhibur hatinya dengan pola-pola melodi,ritme dalam irama musik tertentu.
4.   Komunikasi
Musik digunakan untuk alat komunikasi baik dalam keadaan damai atau perang. Komunikasi bunyi yang menggunakan sangkakala (sejenis terompet) terompet kerang yang dignakan oleh suku-suku bangsa pesisir pantai,kentongan digunakan sebagai komunikasi keamanan Jawa. Dan teriakan-teriakanpun dikenal dalam suku-suku asli yang hdup dipegunungan dan hutan-hutan.Bunyi-bunyi teratur, berpola-pola ritmi,dan menggunakan alur melodiitu menandakan adanya fungsi komunikasi dalam music. Komunikasi elektronik yang menggunakan telepon semakin hari semakin banyak mennggunakan bunyi musical.
5.   Representasi Simbolik
Dalam budaya bangsa ,suku-suku, atau daerah masih mempertahankan tradisi nenek moyangdengan sarana symbol dari nilai tradisi dan budaya setempat. Kesenangan, kesedihan, kesetiaan, kepatuhan, penghormatan, rasa bangga,dan rasa memiliki yang disimbolkan memalui music berupa tarian,syair-syair, dan upacara-upacara.
6.   Respon Sosial
Para pencipta lagu Indonesia sangat peka terhadap kondisi social, tingkat kesejahtraan dan kegelisahan masyarakat. Mereka menciptakan lagu popular yang menyentuh perhatian publik seperti : Bimbo, Ebiet G.Ade, Iwan Fals, Harry Roesli, Gombloh, Ully Sigar Rusady. Umumnya mereka menciptakan lagu berupa kritik social,dan bahkan protes terhadap pemerintah.misalnya PNS,penderitaan anak jalanan, generasi muda tanpa arah.
7.   Pendidikan Norma Sosial
Music media untuk mengajarkan norma-norma,aturan,sekalipun, tidak tertulis namun berlaku ditengah masyarakat. Para pencipta lagu anak seperti Bu Kasur, pak Kasur, Pak Doljono, AT Mahmud, Ibu Sud semua berupa mengajarkan anak-anak berprilaku sopan, halus, hormat kepada orang tua, cinta keindahan, sayangi teman, dan binatang,patuh pada guru.
8.   Pelestari Budaya
Lagu daerah yang berfungsi sebagai pelestari budayanya,karena tema dan cerita didalam syair menggambarkan budaya secara jelas.Syair lagu berasal dari pantunyang dilantunkan oleh masyarakat adat dan daerah Indonesia. Lagu Jawa klasik yang popular seperti campur sari,keroncong.
9.   Pemersatu Bangsa
Setiap bangsa memiliki lagu kebangsaan   ( National Anthem ) yang mewakili cita rasa estetik, semangat kebangsaan, dan watak dari budaya masing-masing. Lagu kebangsaan Indonesia Raya ciptaan wage Rudolf Soepratman adalah lagu music yang diciptakan untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang mendiami daerah wilayah Nusantara yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil.Lagu yang berfungsi sebagai pemersatu bangsa bukan sebagai lagu kebangsaan. Contohnya: Berkibarlah benderaku, Bagimu Negeri, Indonesa Pusaka, Hari Merdeka, Rayuan pulau kelapa, Mars Pancasila, Hallo-hallo bamdung,dan Syukur.
10.   Promosi Dagang
Musik yang dikreasikan untuk kepentingan dagang,kini banyak berkembang seiring dengan laju pertumbuhan iklanyang disiarkan melalui siaran radio dan televisi swasta diJakarta dan kota-kota besar di Indonesia. Music iklan bisa dirancang oleh penciptanya secara baru,tetapi juga ada berbentuk penggalan lagu yang sudah ada/popular,dan digemari segmen pasar yang dituju.

ALIRAN-ALIRAN DALAM SENI RUPA


ALIRAN-ALIRAN DALAM SENI RUPA


v PENGERTIAN
Istilah aliran disebut juga isme / paham / pandangan.
Latar belakang munculnya aliran:
  • Aliran-aliran dalam seni rupa muncul akibat munculnya bentuk kreatifitas seniman dalam memilih dan mengolah objek, bahan, teknik dan gaya.
  • Bagi seniman besar munculnya kebosanan terhadap suatu aliran
v SEJARAH KEMUNCULAN
Pada abad ke 17 di Eropa, kaum bangsawan, kelompok menengah dan gereja sebagai patron bidang kesenian. Seni berkembang mejadi lebih realistik dan narturalistik serta langsung menyentuh perasaan pengamatnya, serta ukurannya besar, gaya ini disebut sebagai gaya
Baroque. Di Italia tokohnya dalam seni lukis adalah Caravaggio, Diego Velazquez, dalam seni patung Gianlorenzo Bernini terkenal dengan patungnya The Ecstacy of St Teresa. Di belahan Utara Eropa ada pelukis ternama Paul Rubens dari Antwerp dengan lukisannya The ssumption of the Virgin, dan di Belanda ada Rembrant terkenal dengan teknik chiaroscuro dan fumatonya. Selain dalam bidang seni lukis dan patung, dalam bidang seni arsitektur juga berkembang pesat, dengan munculnya orang kaya baru bekerjasama dengan pihak gereja, mereka senang
membuat istana, gereja dan bangunan-bangunan besar yang indah. Akhir zaman Barocque disebut zaman Racoco, pada zaman ini formalisme dalam lukisan ditinggal, para seniman berupaya melepaskan diri dari aturan-aturan akademis dalam membuat komposisi.
Ciri dari karya seni lukis zaman ini adalah suasana gembira tentang keadaan yang indah dengan manusia-manusia cantik di alam dan komposisi dinamis dari obyek yang dilukiskan.
v  MACAM-MACAM ALIRAN SENI RUPA
1.         ALIRAN KLASIKISME
·         Yaitu aliran yang berpandangan pada upaya penggalian kembali  ide-ide estetik jaman klasik yunani dan romawi.
·         Ciri-ciri;
Kemegahan, idealism, komposisi statis, suasana mencekam, sedikit menampilkan objek
Seniman pelopor ; jacques-louis davis ( the oath of horaty ) 
  leonardo davinci ( monalisa )
                                Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_m70d117f9.jpg
2.         ALIRAN NATURALISME
Naturalisme merupakan corak atau aliran dalam seni rupa yang berusaha melukiskan sesuatu obyek sesuai dengan alam (nature).
Ciri-ciri;
proporsi,keseimbangan, perspektf, pewarnaan menyerupai aslinya
Seniman pelopor;
Rembrant, Williamn Hogart dan Frans Hall di Indonesia yang menganut corak ini : Raden Saleh, Abdullah Sudrio Subroto, Basuki Abdullah, Gambir Anom dan Trubus.
                                   Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_3f88e26b.jpg
3.    ALIRAN REALISME
Realisme adalah corak seni rupa yang menggambarkan kenyataan yang benar-benar ada, artinya yang ditekankan bukanlah obyek tetapi suasana dari kenyataan tersebut
Ciri-ciri;
Aliran ini menunjukkan suatu keadaan sosial yang sesungguhnya dan biasanya memprihatinkan, sepert kemiskinan, gelandangan, pengemis dll
Seniman pelopor;
Gustove Corbert, Fransisco de Goya dan Honore Daumier.

  Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_4d9a58e4.jpg
4.      ALIRAN ROMANTISME
Aliran ini melukiskan cerita-cerita romantis tentang tragedy yang dahsyat, kejadian dramatis yang biasa ditampilkan dalam cerita roman
Ciri-ciri;
penggambaran emosi yg memuncak, Penuh dinamika, dan Penggambaran peristiwa yang dramatis
Tokoh pelopor ; Eugene delacroik
                         Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_m6e28293e.jpg
5.         ALIRAN IMPRESIONISME
Aliran ini mengutamakan kesan selintas dari suatu obyek yang dilukiskan. Kesan itu didapat dari bantuan sinar matahari yang merefleksi ke mata mereka
Ciri-ciri;
Karya tidak mendetail hanya kesan tanpa garis penegas, obyek yang dihasilkan agak kabur, dan Seniman pelopor ;  Claud monet

    Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_m75510fd5.png
6.         ALIRAN EKSPRESIONISME
Ekspresionisme adalah aliran yang mengutamakan curahan batin secara bebas (kesedihan dll)atau melukis dengan goresan garis dan warna yang tampak spontan, tegas, cepat dan dinamis/penuh gerak
Tokoh pelopor ; Vincent van gogh, afandi (ekspresionisme plototan

         Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_m5a8e9427.jpg

7.         ALIRAN KUBISME
Kubisme lahir pada saat pameran retpektif Cezanne yakni pada tahun 1907. Corak ini menggambarkan alam menjadi bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak
Seniman pelopor ; Pablo picasso, paul cezane

             Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_93a8e24.jpg


8.      ALIRAN ABSTRAKISME
Melukis dengan tidak menggambarkan objek alam secara nyata karena banyak ditentukan ide pelukisnya. Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam
Seniman pelopor;
Jackson pollock, Piet Mondrian
                                         Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_5302fac.jpg

9.      ALIRAN DADAISME
Melukis dengan cara menyajikan karya artistik dari bentuk yang seram, magic, mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan hal yang main-main ( anti rasional dan anti estetik).
Ciri-ciri;
Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras
Cenderung menggambarkan kembali kearah primitif, kuno, magic, main-main, naïve
Seniman pelopor;
paul gauguin, paul klee

                       Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_4eb61675.jpg
10.       ALIRAN SUREALISME
Melukis hal-hal yang khayal seperti alam mimpi, sehingga banyak menampilkan hal-hal yang aneh dan ajaib yang ada diluar kesadaran
Seniman pelopor ; Salvador dalli          Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_m475256e7.jpg

11.     ALIRAN FAUVISME
Ciri khas seni lukisannya ialah warna-warna yang liar. Des fauves dalam bahasa Perancis artinya binatang liar.
Tokoh-tokoh aliran ini : Henry Matisse, Andre Dirrain, Maurice de Vlamink, Rauol Dufi dan Kess Van Dongen.

                 Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_217052c3.jpg

12.  ALIRAN FUTURISME
Melukis dengan berusaha menampilkan kedinamisan dan berusaha  mengutarakan gerak serta khayalan masa mendatang.
Seniman pelopor;
Marcel duschamp
“nude descending a saircase” Umberto, Boccioni, Carlo Cara, Severini, Gioccomo Ballad an Ruigi Russalo.

              Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_43bc88f9.jpg


13.  ALIRAN POP ART
Seni Pop atau Pop Art mula-mula berkemang di Amerika pada tahun 1956. nama aslinya adalah Popular Images. Seni ini muncul karena kejenuhan dengan seni tanpa obyek dan mengingatkan kita akan keadaaan sekeliling yang telah lama kita lupakan. Dalam mengambil obyek tidak memilih-milih, apa yang mereka jumpai dijadikan obyek. Kesan umum dari karya-karya Pop art menampilkan suasana sindiran, karikaturis, humor dan apa adanya.
Tokoh senimannya ;  Tom Wasselman, dll
                    Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_24926ad8.jpg              Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_m4f93ed07.jpg


14.     INSTALASI
Seni instalasi/ seni pemasangan yaitu seni yang dalam kegiatannya memasang, menyatukan, dan mengkonstruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu
Seniman pelopor; cristo
( ia membuat pagar dengan kain berkilo-kilo meter panjangnya di gurun pasir)

Description: http://dc261.4shared.com/doc/MWDihINt/preview_html_161d9a82.jpg